6 Juni 2011

BALADA PEMBUAT PERAHU


Saat Nuh membuat perahu,masyarakatnya mencibir
mereka menganggap nuh mengalami ganguan jiwa
maka jadilah ia obyek sendau gurau yg menyedihkan
Tak ada logika yg mendukung
tak pula simpati yg meringankan
Tak ada sungai
tak pula laut
Tak ada media yg memungkinkan karya tsb bs di operasikan .
NUH tdk kehilngn kesbrn
NUH tdk kehilngn keteguhan
NUH tdk kehilngn konsistensi dlm melaksanakan amanah suci
gairah murni
yg menggelegak di relung jiwa
gairah murni dari sebuah hati yg tlah tersucikan sempurna sebagai media tranformasi kehendak rob maha suci .
"kemarahanku adlh kemarahan ALLAH
kesabaranku adlh kesabaran ALLAH
Rintihanku adlh rintihan ALLAH
Ksh sayangku adlh ksh sayang ALLAH
Akulah sang nabi
membw beban sunyi dr langit berlapis pasti
tinggi sekali
kbr gembira & kabar sedih aku sampaikan
beruntunglah kalian yg mendengar &tdk melalaikannya ;
Dengarkan seruanku
sebelum azab itu dtng menimpamu
di saat engkau lelap dlm nikmat tidurmu
aku tdk minta upah untk pekerjaanku itu ".

ALLAH tlh mengunci rapat telinga & hati mrk
sehingga buta & tuli jiwanya
disebbkan dengki &kesombongan yg purba
Datanglah janji ALLAH
patahlah logika yg mrk berhalakan
hujan mengguyur 40 hr lamanya tiada henti
banjirlah yg trjd
tenggelamlah ngr yg prnh di rahmati ;
KAN'AN putra NUH sang nabi
durhaka pada hati nurani
terpedaya logikanya sendiri .
"Turunlah anakku .. ! sbntar lagi bukit itu akan tenggelam ..
selmtkn dirimu bersma mrk yg tlh diselamatkan ! ";
" TIDAK .. ! Kan'an akan trs berlari ketempat yg lbh tinggi lagi !
tdk mungkin air itu dpt membahayakanku .. , percayalah ayah ! "
NUH sang nabi bersedih
anak terkasih tak turut serta dlm perahu
memilih bersama keyakinan fikirannya
memilih bersama keliaran yg menyesatkan
.....
suara megah dari langit 2 jiwa
menghibur duka lara ;
"Jangan bersedih wahai hambaku yg soleh
dia memang anakmu tp bkn termasuk dr golonganmu"
Bersama berpasang pasang hewan dan tumbuhan
juga orang 2 yg tlh di selmtkan
perahu NUH sang nabi terapung ditatas negri yg tenggelam
........
Sampailah air pada tempat yg paling tinggi
peradaban pun terhenti
dan akhirnya mati
.........
selamatlah NUH sang nabi bersama mereka yg mendengar dan mematuhi
hingga akhirnya terdampar di sebuah negri asing yg tlh berpenghuni
.........
Sejarah kemanusiaanpun terukir ulang kembali .. !
Kaum SYU'AIB menguasai pasar dunia !
Kaum MUSA mengangkangi demokrasi liar bangsa 2
SODOM and GOMORA ..
kaum LUTH berteriak lantang menuntut hak dan kebebasannya
......
sejarah terukir ulang kembali
tak perlu di sesali
musibah dan anugrah tipis batasannya
setiap penyeru pastilah di uji dgn para pendengki
yg gigih memusuhi
demi terjaganya otoritas wilayah kehendak selera diri rendah
yg cenderung berkhianat pada hati nurani
.........
Beruntunglah mereka yg sempat menyadari dan mendengar suara langit
lalu dgn sigap menangkap
dan mengurungnya dalam sangkar hati

menyesallah seharusnya mereka
yg tlh melalaikannya
dan membiarkannya pergi

berlanjut ..

Salam

Juned Topan
1 sept 2009
menjelang sahur saat bercengkrama dgn mantan pacar alias istriku .


(ini sebuah esensi sejarah dari alqur'an yg saya coba fahami dan mengadaptasi dalam kapasitas saya sbg hamba ALLAH tolong dimaklumi ketidak pantasannya sbg karya akademis ).
salam .. PARA PERINDU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar